Farmville, sebuah gim besutan game developer Zynga kini harus menutup layanan gim tersebut dari facebook selamanya.

Gim yang menungaskan seorang player menjadi peternak dan petani tersebut tutup setelah 11 tahun menemani kita semua. Hal ini karena berakhirnya masa dukungan adobe Flash pada 31 Desember 2020 lalu.

Sebagai gim yang sempat populer pada beberapa tahun lalu, Farmville merupakan gim yang membuat kecanduan bagi banyak pengguna internet. Terutama para pengguna jejaring sosial Facebook.

Dihentikanya dukungan Adobe Flash sendiri sebenarnya telah diramalkan oleh Steve Jobs yang merupakan salah satu pendiri dari Apple. Pada saat itu, Jobs meramalkan jika dimasa depan, Adobe Flash sudah tidak relevan serta akan mulai tergantikan.

Jobs menilai jika Adobe Flash adalah sebuah teknologi yang dibangun untuk era Pc dan mouse, sedangkan Jobs meramalkan dimasa mendatang akan berganti kearah Mobile.

Selain itu, Jobs juga menyebut jika Adobe Flash menyumbang andil yang besar terhadap buruknya performa, umur baterai serta keamanan yang rentan dibobol oleh peretas.

Dengan ditutupnya FarmVille, maka semua gim yang dibuat menggunakan teknologi Flash telah ditutup(termasuk Ninja Saga). Dirilis pada 2009 silam, FarmVille merupakan game yang menjadi hits bagi kalangan pengguna internet.

Dalam dua bulan perilisanya, disebut jika setiap hari terdapat 10 juta pengguna aktif memainkan gim ini. Popularitasnya terus memuncak dimana para pengguna aktif setiap hari gim tersebut kemudian mencapai 30 juta pemain.

Zynga kemudian merilis penerus dari Farmville dengan merilis Farmville2 : Tropic Escape, Farmville 2 : Country Escape dan Farmville 3 yang akan dirilis pada platform mobile.